Print this page
26
February

DLH JABAR PERINGATI HPSN 2018

Written by 
Published in Berita Terkini

Minggu (25/2) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 di halaman Bank HSBC Jl. Ir. H. Djuanda. Kegiatan berlangsung selama acara car free day (CFD) Dago berlangsung. “Tema HPSN 2018 di tingkat Jawa Barat adalah Sayangi Bumi, Bersihkan Dari Sampah Untuk Menuju Indonesia Bersih Sampah 2025”.

 “Tinggalkan paradigma lama kumpul angkut buang sampah”

HPSN ini merupakan kegiatan dalam mengajak masyarakat untuk lebih peka dan peduli terhadap sampah. Sampah merupakan tanggung jawab dari diri pribadi masing-masing orang. HPSN diperingati setiap tanggal 21 Fenbruari bertujuan untuk mengingat kejadian ledekan sampah di TPA Leuwi Gajah yang merenggut nyawa pada tahun 2005 silam. Kejadian tersebut jangan sampai terulang lagi di negeri tercinta Indonesia.

Acara dimulai dengan kegiatan senam aerobic yang diikuiti oleh semua pengunjung CFD, panita dari DLH Jabar dan Earth Hour Bandung. Kegiatan aerobik merupakan kegiatan pemanasan dan mewujudkan pribadi yang kuat dan sehat dipandu langsung oleh Rizuma sang instruktur yoga dan aerobic Bandung.

Acara selanjutnya Kepala Bidang Konservasi Lingkungan dan Pengendalian Perubahan Iklim  Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Ibu Ir. Hj. Dewi Nurhayati, M.Si memberikan sambutan dalam rangka peringati HPSN 2018 di depan seluruh pengunjung CFD Dago, dan tamu undangan. Dalam  sambutannya beliau menyampaikan kepada seluruh pengunjung CFD Dago  bahwa sudah saatnya mengubah paradigma lama terkait mengelola sampah.  Paradigma kumpul angkut buang sudah harus ditinggalkan, masyarakat Jawa Barat sudah waktunya mengelola sampah dengan paradigma baru yakni  pilah pilih olah sampah.
“ Kepada seluruh pengunjung CFD Dago tinggalkanlah paradigma lama kumpul angkut buang sampah, sudah saatnya pilah pilih olah sampah” tegasnya.
Ibu kabid juga berpesan kepada kepada teman-teman earth hour Bandung untuk senantiasa mengajak dan mensosialisasikan kepada warga Bandung untuk peduli terhadap lingkungan. Ajakan dilakukan melalui kegiatan aksi memungut dan mengindentifikasi sampah organik dan non organik selama longmarch dilakukan yang dikuiti oleh semua panitia.
Pada kesempatan tersebut Ecovillagers Jawa Barat pun hadir pada acara HPSN 2018. Pada kesempatan tersebut ecovillagers menyampaikan terkait mengelolaa sampagh organik skla rumah tangga dengan menggunakan konsep takakura yang disampaikan langsung oleh Firiani banyak sekali pengunjung yang tertarik melihat praktek membuat keranjang takakura diskusi antar pengunjung pun terjadi. Tenyata kebanyakan warga Bandung belum tahu dan belum pernah ada sosialisasi tekait pengelolaan sampah organik dengan konsep takakura.
Selain itu juga Edi Rahayu selaku Ecovillagers Jawa Barat memberikan pengetahuan kepada pengunjung CFD terkait ecobrick. Ecobrick adalah bata ramah lingkungan. Ecobrick dibuat dengan cara memasukan plastik-plastik bekas kedalam botol bekas hingga padat dan botol menjadi keras. Edi juga membawa hasil dari ecobrick yang dia buat. Ecobrick tersbut bisa digunakan untuk apa saja meja, kursi bahkan dijadikan  media yoga. Ecobrick yang dibuat Edi menjadi ajang edukasi keapada pengunjung CFD, banyak yang bertanya pula bagaimana tahahapan membuat ecobrick.
 Adapun pesan dari Miss Internasional yang turut hadir diacara HPSN DLH Jawa Barat Kevin Liliana untuk masyarakat Jawa Barat mulailah dari diri sendiri untuk bertanggung jawab pada sampah yang dihasilkan. Selalu membawa tempat makan atau minum sendiri dan diet plastik

Read 1054 times Last modified on Monday, 26 February 2018 13:39
Rate this item
(0 votes)
Admin DLH Jabar

Latest from Admin DLH Jabar