Print this page
04
September

Ecovillager’s DAS Ciliwung Gelar Sawala Ecovillage 2017

Written by 
Published in Ecovillage

DAS Ciliwung merupakan wilayah strategis Nasional yang keberadaannya sangat diperhatikan oleh pemerintah pusat
sebagai pengendali banjir di ibukota. Wilayah puncak termasuk yang mendapat perhatian serius untuk dipulihkan dan
dikendalikan. Berbagai cara, seperti pembongkaran bangunan liar, penghijauan, membatasi ijin pendirian bangunan
baru, dan memantau kepatuhan usaha telah dilakukan, namun hasilnya belum maksimal. Campur tangan manusia
sangat memegang peranan penting dan berkontribusi langsung terhadap kerusakan lingkungan wilayah puncak.

Sawala Ciliwung merupakan diskusi untuk membahas permasalahan dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh
pihak-pihak yang dapat memberikan keterangan, kemudahan, solusi, dan komitmen bagi terselesaikannya
permasalahan yang ada di DAS Ciliwung. Tujuannya adalah dapat mensinergiskan Program Perbaikan Lingkungan
DAS Ciliwung dengan harapan pemerintah maupun pihak swasta dapat bersama-sama memperkuat program
Ecovillage DAS Ciliwung sebagai tindak lanjut dari pertemuan besar ini. Adapun peserta yang hadir adalah, Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakilkan oleh  Direktur Kemitraan Lingkungan Ibu  Joe Komala Dewi,
Wakil Gubernur Jawa Barat Bapak Deddy Mizwar, Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan Kota Bogor,
Camat,  Kepala Desa/Lurah dari Program Ecovillage, Penggiat Lingkungan, dan undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut Walik Gubernur (Wagub) Jawa Barat Bapak Deddy Mizwar hadir pada acara Sawal Ecovillage. 
Pada tahun 2017 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengembangkan program Ecovillage di Daerah Aliran Sungai
(DAS) Ciliwung di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor sebagai upaya menjaga lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Wagub mengatakan bahwa Gerakan Pengembangan Desa Berbudaya Lingkungan (Ecovillage) dapat memperkuat sikap
dan perilaku masyarakat, sehingga muncul kesadaran untuk membenahi lingkungan.

Sambutan Wakil Gubernur Jawa Barat Bapak Deddy Mizwar pada acara Sawala Ecovillage DAS Ciliwung
di Pendulum Nusantara  Hall  PT Pendidikan Maritim dan Logistik PELINDO II Persero.

“Saya harap sepanjang sungai menjadi tempat nyaman, bisa dimanfaatkan untuk wisata, dan pemberdayaan masyarakat,”
ujar Bapak Deddy Mizwar, sapaan akrab Wagub, pada Sawala Ecovillage DAS Ciliwung di PT Pendidikan Maritim dan
Logistik atau PELINDO II Persero, Ciawi, Bogor, Rabu, 30 Agustus 2017.

Bogor menjadi satu dari tiga belas daerah di Jawa Barat, yang difokuskan untuk pemekaran Gerakan Pengembangan Desa
Berbudaya Lingkungan (Ecovillage). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan DLH
Kabupaten Bogor dan Kota Bogor menggelar Sawala Ecovillage.

Bapak Wagub mengatakan setelah Ecovillage berdiri warga tergerak peduli pada pengolahan sampah. Dimulai dari memilah
sampah kering dan basah, tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan drainase, menjaga sumber dan kualitas,
sampai pola penggunaan air.

Terkait dengan Sawala Ecovillage DAS Ciliwung, menurut Bapak Deddy Mizwar, hal ini perlu diapresiasi karena masyarakat
menjadi peran utama dalam membangun kesadaran lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat  Bapak Dr. Ir. Anang Sudarna, M.Sc, Ph.D mengatakan Ecovillage di DAS
Ciliwung dimulai tahun 2016 dengan 15 desa dan tahun ini bertambah 15 desa lagi. “Di desa-desa tersebut berkembang
berbagai aktivitas, termasuk pengolahan sampah dan penyelamatan mata air. Di sana juga sudah terbentuk 19 bank sampah,” tuturnya.

Suasana Sawala Ecovillage di Pendulum Nusantara  Hall  PT Pendidikan Maritim dan Logistik PELINDO II Persero.

Read 2524 times
Rate this item
(0 votes)
Admin DLH Jabar

Latest from Admin DLH Jabar