Print this page
29
December

MALAM ANUGERAH PROPER DAN PROPERDA JAWA BARAT PERIODE 2017-2018

Written by 
Published in Press Release

Sebagai upaya mendorong ketaatan industri terhadap peraturan lingkungan hidup, pemerintah pusat melalui KLHK melaksanakan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER). Program ini juga kemudian diadop dan menjadi inisiasi  pemerintah provinsi Jawa Barat melalui PROPERDA yang dimulai sejak tahun 2015 hingga sekarang.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap perusahaan yang mengikuti PROPER, pada tanggal 27 Desember 2018, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberikan penghargaan PROPER periode 2017-2018 yang secara langsung disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Untuk PROPERDA, malam anugerah dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2018. Pada kesempatan ini, Bapak Sekda Jawa Barat memberikan anugerah kepada perusahaan yang mendapatkan katagori emas dan hijau (PROPER) dan kepada perwakilan yang mendapat kriteria biru (PROPERDA).  Malam anugerah PROPER dan PROPERDA merupakan bentuk  apresiasi dari pemerintah provinsi Jawa Barat atas keberhasilan perusahaan dalam penilaian tersebut.  
PROPER dan PROPERDA merupakan instrumen yang sangat strategis guna mendorong penaatan perusahaan dalam memenuhi peraturan perundangan dan mendorong industri menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan. Penilaian yang dilakukan terhadap 4 (empat) aspek yaitu, dokumen lingkungan, pengendalian pencemaran air, pencemaran udara dan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) .
Untuk PROPERDA, tingkatan penghargaan yang diberikan , yaitu Biru (compliance to regulation) artinya “Taat”, Merah yang berarti “belum taat” dan Hitam yang artinya “tidak ada upaya atau sengaja melakukan perbuatan atau melakukan kelalaian yang mengakibatkan pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup”.  Pada tahun ini penilaian PROPERDA dilakukan terhadap 212 perusahaan yang meliputi sektor MPJ (manufaktur, prasarana, jasa), PEM (pertambangan, energi, dan migas), dan Agro. Industri yang paling banyak mengikuti PROPERDA adalah tekstil sebanyak 80 perusahaan. Hasil penilaian  PROPERDA tahun 2018,  peringkat BIRU sebanyak 107 perusahaan, peringkat MERAH 81 perusahaan, dan 24 perusahaan tidak dapat diberikan peringkat karena sedang dalam proses penegakkan hukum.
Sedangkan untuk PROPER, sistem penilaiannya lebih advance meliputi kriteria penilaian kinerja sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, konservasi air, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, 3R (reuse,recycle,reduce) limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) dan limbah padat Non B3, serta mengurangi kesenjangan ekonomi dengan menerapkan program pemberdayaan masyarakat. PROPER juga mendorong perusahaan untuk mengefisienkan proses produksi dan pemanfaatan sumber daya alam.
Pada tahun 2018, perusahaan di Jawa Barat yang mengikuti  PROPER sebanyak 287 dari  1906 perusahaan di Indonesia. PROPER mendorong perusahaan secara mandiri untuk menemukan inovasi, perbaikan secara menerus dalam aspek–aspek tersebut di atas. Tercatat berbagai inovasi yang dihasilkan diantaranya yang berasal dari upaya efisiensi energi sebanyak 35 inovasi, efisiensi dan penurunan beban pencemaran air 65 inovasi, penurunan emisi 72 inovasi, 3R Limbah B3 sebanyak 95 inovasi, 3R Limbah padat non B3 sebanyak 53 Inovasi, keanekaragaman hayati 66 inovasi, dan upaya pemberdayaan masyarakat sebanyak 56 inovasi.

Pada peringkat penilaian PROPER, selain biru, merah dan hitam, terdapat juga penilaian Hijau dan Emas bagi yang memperoleh peringkat tertinggi,  yaitu berdasarkan kriteria  penilaian  aspek  lebih  dari  yang  dipersyaratkan (beyond  compliance). Untuk tahun 2018, perusahaan Jawa Barat yang mendapat Hijau sebanyak 20 (dua puluh) perusahaan dan yang mendapatkan Emas sebanyak 7 perusahaan yaitu ;
1.     PT. Pertamina Hulu energi Offshore North West Java
2.    PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan
3.    PT. Pertamina Eksplorasi Produksi Asset 3 – Field Tambun
4.    PT. Pertamina Eksplorasi Produksi Asset 3 – Field Subang
5.    PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III TBBM Bandung Group
6.    PT. Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
7.    Star Energy Geothermal Wayang Windu, Ltd
Hasil penilaian dari PROPER menunjukkan industri memiliki kemampuan menerapkan pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya menaati peraturan perundangan tetapi juga berbagai inovasi yang dihasilkan selain meminimalisasi pencemaran yang ada, serta mampu menciptakan efisiensi sumberdaya alam termasuk air, energi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pada sesi terakhir, dilaksanakan talk show dengan moderator ibu Sekdis DLH dan narasumber perusahaan yang mendapatkan katagori emas serta Bapak Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang memberikan informasi penting terkait program CItarum Harum. Sebagai kesimpulan, bahwa komitmen yang penting dari pimpinan perusahaan merupakan kunci dari kesuksesan pelaksanaan PROPER. Kerjasama dari seluruh karyawan, tidak hanya penanggung jawab lingkungan saja, menjadi bagian yang penting. Inovasi-inovasi yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan perusahaan tetapi kemudian juga berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara luas.
Diakhir talk show, Bapak Plt. Kadis Lingkungan Hidup menyampaikan program Citarum Harum yang sekarang menjadi salah satu prioritas pembangunan Jawa Barat dan menjadi agenda utama dalam mencapai Jawa Barat Juara Lahir Batin. Diharapkan bahwa perusahaan baik yang mengikuti PROPER maupun PROPERDA dapat secara aktif ikut berpartisipasi dalam upaya perbaikan DAS Citarum yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.
Industri memiliki kemampuan dan modal  yang besar, melalui PROPER dan PROPERDA sejalan dengan Visi Bapak Gubernur. Pencapaian VIsi Misi  Jabar Juara Lahir Batin, melalui Inovasi dan Kolaborasi, berbagai Inovasi yang dihasilkan oleh perusahaan diharapkan dapat menjadi katalis keberhasilan pembangunan di Jawa Barat dengan Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah Jawa Barat dan indusri.

Read 2861 times
Rate this item
(0 votes)
Admin DLH Jabar

Latest from Admin DLH Jabar